9 Cara Menjaga Kesehatan Telinga Agar Tidak Bermasalah

Pengetahuan terhadap cara menjaga kesehatan telinga mungkin banyak banyak orang pahami. Padahal jika kurang menjaganya dengan baik bisa menyebabkan gangguan pendengaran. Artinya membutuhkan perawatan untuk mencegah masalah.

Umumnya penyebab gangguan pendengaran adalah karena penumpukan cairan atau kotoran. Termasuk muncul benda asing tersangkut maupun infeksi. Tentu bukan hanya membuat masalah pada pendengaran melainkan keseimbangan berkurang.

Cara Menjaga Kesehatan Telinga Supaya Normal Tanpa Gangguan

Gangguan pendengaran membuat suara terdengar terlalu keras atau terlalu kecil. Konsentrasi akan berkurang dan harus meminta orang lain mengulangi perkataan. Untuk menghindari berbagai masalah ini, jagalah kesehatan telinga dengan:

  1. Hindari Mendengarkan Suara Keras Terlalu Lama

    Untuk cara menjaga kesehatan telinga pertama yakni tidak boleh mendengarkan suara keras dalam waktu lama. Contohnya jika dalam kegiatan sehari-hari selalu mendengarkan dengan earphone. Walaupun boleh tapi tidak bisa berlebihan. Hal ini juga sama apabila bekerja pada tempat dengan banyak suara keras.

    Lingkungan mempengaruhi kesehatan organ pendengaran Anda. Apabila terus terpapar oleh suara terlalu keras berisiko mengalami gangguan. Jika dalam beraktivitas selalu mendengarkan suara keras, pastikan mengambil waktu beristirahat. Kalau perlu melindungi telinga supaya suaranya tidak terlalu keras. Mengistirahatkan telinga menjadi bagian yang penting.

  2. Minimalisir Penggunaan Earphone atau Headset

    Menggunakan earphone atau headset termasuk sebagai gaya hidup. Bahkan banyak orang yang tidak bisa hidup tanpa alat mendengarkan musik tersebut. Karena menjadi tren, banyak yang menggunakannya dalam waktu terlalu lama.

    Supaya tidak menjadi gangguan atau penyakit, jangan kebanyakan menggunakan earphone maupun headset. Bahkan disarankan tidak memakainya selama 1 jam nonstop. Selain itu pastikan memutar dalam volume ringan agar tetap aman.

  3. Jangan Korek Pakai Cotton Bud

    Tidak kalah pentingnya dalam cara menjaga kesehatan telinga harus menghentikan kebiasaan mengorek. Faktanya banyak orang tidak terlalu berhati-hati untuk mengorek pendengaran. Hal ini berbahaya karena bisa menyebabkan muncul luka. Bukan hanya itu, tapi mempengaruhi kotoran masuk lebih dalam pada organ pendengaran.

    Perlu Anda ketahui pembersihan kotoran bisa dilakukan dengan sendirinya. Tapi bisa meminta dokter THT untuk memeriksa dan membersihkan. Penggunaan cotton budĀ  termasuk hal wajar dan telah banyak dilakukan. Tapi karena kurang baik, artinya harus menghindarinya. Kalaupun ingin memanfaatkan cotton bud, pakailah hanya untuk bagian daun telinga.

  4. Pastikan Keadaan Telinga Kering

    Berusaha memastikan organ pendengaran tetap kering menjadi langkah penting dalam perawatan. Perlu Anda ketahui jika basah atau lembab berisiko membuat bakteri dan jamur tumbuh. Inilah yang menyebabkan iritasi atau infeksi.

    Dalam cara menjaga kesehatan telinga, saat berenang memiliki risiko menjadi basah. Untuk mengatasinya bisa dengan menggunakan penyumbat telinga. Jangan lupa agar mengeringkan kembali dengan handuk setelah berenang ataupun mandi.

  5. Pakailah Obat Tetes Telinga

    Memanfaatkan obat tetes telinga ternyata bagus apabila digunakan membersihkan kotoran. Pastikan obat tersebut aman dan memiliki kandungan alami seperti minyak zaitun. Jangan lupa mengikuti langkah atau anjuran di dalamnya.

    Umumnya untuk menggunakannya dengan meneteskan lalu menunggu meresap sampai 5 menit. Baru setelah itu bisa membersihkan cairan yang keluar pakai tisu. Saat membersihkannya jangan sampai menyebabkan cairan kembali masuk.

  6. Gunakan Pelindung Telinga

    Cara menjaga kesehatan telinga terbaik yang perlu Anda ikuti yakni dengan memakai pelindung telinga. Biasanya orang yang bekerja dalam pabrik atau arena balapan memakainya. Terutama untuk menghindari kebisingan yang ekstrem.

    Pastinya orang yang bekerja dalam bidang tersebut memiliki risiko gangguan lebih tinggi. Terlebih akan mendengarkan paparan kebisingan dalam waktu lama. Artinya harus terus memakai pelindung supaya tidak terlalu membahayakan.

    Risikonya akan berkurang karena masalah paparan kebisingan bisa Anda kurangi. Pastikan untuk menyiapkannya setiap kali akan bekerja sehingga tidak menjadi masalah besar. Pengaruhnya mungkin di masa depan sehingga perlu perlindungan.

  7. Hindari Pakai Ear Candle

    Menghindari penggunaan ear candle begitu penting Anda lakukan karena tidak memberi dampak baik. Bahkan sebaliknya sebenarnya terdapat beberapa keburukan atau bahaya. Misalnya akan merasakan sensasi terbakar maupun tersumbat.

    Pastinya hal ini tidak ingin Anda alami karena menyebabkan rasa kurang nyaman. Belum lagi keseimbangan terganggu karena sumbatan pada organ pendengaran. Jadi, kalau memang tidak membutuhkannya harus menghindari sebaik mungkin.

  8. Jika Bertindik Lakukanlah Perawatan Khusus

    Salah satu cara menjaga kesehatan telinga khusus bisa digunakan yang memiliki tindik. Sebenarnya menjadi hal umum dan terdapat risiko infeksi kecil. Meski begitu tetap harus merawatnya supaya tidak keluar risiko.

    Langkah terbaik merawatnya yakni dengan mencuci tangan sebelum menyentuh tindik. Kalau perlu sering membersihkan area tersebut sehari sekali pakai air dan sabun. Tentu jangan memiliki kandungan parfum supaya tidak iritasi.

  9. Periksa Telinga Secara Berkala

    Terakhir, Anda harus memastikan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin. Tentu bisa melakukannya dengan mengunjungi dokter THT terdekat dari wilayah Anda. Pastinya membantu mempertahankan kesehatan pada organ pendengaran.

    Bukan hanya itu, tapi mendeteksi jika terdapat gangguan yang berisiko. Apabila melakukan pemeriksaan rutin, bisa memahami gejala atau tanda lebih dini. Artinya bisa memberikan tindakan atau penanganan yang lebih baik.

Berbagai cara untuk mempertahankan kesehatan organ pendengaran faktanya tidak sulit. Meski begitu harus Anda pelajari supaya keberhasilannya maksimal. Apalagi cara menjaga kesehatan telinga mudah dan siapa saja bisa melakukannya.

Related Posts